Jalan beraspal hotmix di Kabupaten Sinjai telah mencapai 841 Km atau setara dengan panjang jalan dari Makassar ke ujung batas utara Sulawesi Selatan. Hal ini berarti pula bahwa 70 & dari 1.371 Km jalan di Kabupaten Sinjai telah beraspal hotmix, sisanya adalah jalan aspal, perkerasan dan hanya sekitar 2 % lagi yang masih jalan tanah.
Pelaksanaan pembangunan proyek yang menyentuh kepentingan masyarakat, khususnya di pedesaan haruslah di laksanakan dengan pelibatan langsung komponen masyarakat pada proses pembangunan proyek. Hal ini penting mengingat dengan keterlibatan masyarakat sekitar, selain ikut meningkatkan pendapatan mereka, sudah barang tentu akan meminimalisir persoalan-persoalan yang akan muncul di kemudian hari, bahkan akan mempengaruhi kualitas proyek itu sendiri ketimbang di kerjakan oleh orang luar.
“Peluncuran perdana ke PT. Garuda Food capai 20 ton”
Bertempat di halaman depan rumah jabatan Bupati Sinjai, Rabu (24/02) dilakukan pelepasan secara resmi pengiriman perdana kacang tanah hasil pertanian Kabupaten Sinjai ke PT. Garuda Food, Pati Jawa Timur. Acara ini dihadiri langsung Bupati Sinjai, Andi Rudianto Asapa, SH didampingi Sekretaris Kabupaten, Drs. Mansyur A. Yacub, M.Si, Wakil ketua dan anggota DPRD, para asisten, kepala SKPD, Camat, Kepala Desa serta beberapa kelompok tani yang tergabung dalam GAPOKTAN, sementara dari jajaran PT. Garuda Food diwakili Staf Tehnik Quality Control, Salabin.
“Refleksikan semangat Hari jadi Sinjai ke – 446 untuk meraih keunggulan dan prestasi, menguatkan ekonomi kerakyatan dan memperkokoh tiga pilar pembangunan”
Menyambut Hari Jadi Kabupaten Sinjai ke – 446 tahun 2010, Pemerintah kabupaten Sinjai kembali menggelar Pameran Pembangunan yang berlokasi di Lapangan Sinjai Bersatu. Pameran yang sedianya berlangsung selama 10 hari ini digelar dari tanggal 18 sampai dengan 27 Februari 2010, diikuti oleh jajaran instansi baik vertikal maupun otonom, Sekolah, BUMN, BUMD, organisasi serta pengusaha, baik lokal maupun luar daerah.
Jatah beras miskin (raskin) untuk Kabupaten Sinjai mengalami pengurangan. Hal tersebut di ungkapkan langsung Kabag Perekonomian Setdakab Sinjai, H. Ahmad Suhaemi, SE, M.Si saat di konfirmasi news media center, Selasa (16/02) di ruang kerjanya. Menurutnya, jika dibandingkan penerima raskin di tahun 2009, saat ini jumlah penerima raskin mengalami pengurangan sebanyak 10 %.